about me

Monday, March 16, 2009

reflectlah dirimu....

Muhasabah dan muraqabah....

salam...em...tibe2 rase nk update blog ni...
da lame x mereflect diri walaupun dalam PPD selalu tulis reflective writing...huhuhu...
hmm.....

sebenarnye,tibe2 dpt ilham nk ckp psl mereflect diri n muhasabah diri or yg sewaktu dgnnye..
kite selalu dgr perkatan muhasabah diri...tp,pernah ke kite btol2 menghayati ape die muhasabah yg sebenarnye....?

saye sbnrnye xnkla tulis blog psl muhasabah diri secare fakta or terperinci sgt,jz nk share ape yg ingin dikongsi or ape yg terkeluar dari peti minda nih....

muhasabah diri mermaksud memikirkan kembali ape yg kite dah lakukan sebelum ini(beberapa tahun ke,bulan ke,hari ke,jam ke,minit even saat2 yg lps...) atau sepanjang hidup kite ni....

care2 yg bole digunakan utk memuhasabahkan diri ni berbeza atas individu...
ade yg cepat terfikir utk memuhasabah selepas die melakukan sesuatu dan ade yg mengambil mase utk memuhasabah balik ape yg dilakukan....
yg pastinye,kebanyakan daripada kite akan pasti memuhasabah balik or reflect balik ape yg dah dilakukan..ini adalah perkara lumrah yg samada sedar atau x semua manusia or makhluk ciptaan Allah akan lakukan ikut kepercayaan dan cara masing2....

contoh yg terdekat,dalam menjalani kehidupan sbg seorang pelajar...kegagalan adalah perkara yg akn dihindari atau perkara yg so called `digeruni' utk berlaku pd diri mereka....
bagi mereka yg mungkin sebelum ini berjaya memaintainkan prestasi cemerlang mereka dalam pelajaran,mereka mungkin akan memuhasabah balik strategi yg telah digunakan dalam memaintainkan kejayaan itu dan cube memikirkann care utk capai kejayaan dgn lebih baik....tapi,jika tibe2 ditakdirkan mereka mengalami kegagalan samada kegagalan kecik or besar,perkara ini pasti akan mendorong individu ini utk reflect balik ape yg menyebabkan kegagalan ini berlaku...dan cube perbaiki balik....

begitulah kehidupan manusia..tidak lari dari dugaan...

tapi,yang pastinye..kite x perlu teragak2 atau timbul rase ragu2 samada ape yg kite muhasabahkan ini membawa kepentingan atau tidak kpd kite...jgn pula kite merasa putus hrp dgn kesudahan daripada muhasabah diri sendiri ini...kerana semakin kerap kite bermuhasabah,semaikn dekatla kite dgn Allah:)

kite bole kecapi ketenangan dan kedamaian hati dan jiwa jika kita semakin dkt dgn pencipta kita yakni Allah S.W.T...anda x percaya?tepuk dada...tanye iman....huhu...(ingin mengingatkan diri sendiri juge...)

Saya ingin berkongsi beberapa hadis yang menekankan kepentingan muhasabah dan muraqabah:

Allah Ta’ala telah menyeru kita semua dengan firman-Nya,yang bermaksud:

“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan
apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya
Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18)

Allah Ta’ala menunjukkan kepada kita dua perkara agung. Barangsiapa melaksanakan dua perkara ini,
maka ia termasuk orang yang bertakwa.

Pertama, yaitu muhasabah.

Yakni, hendaklah setiap jiwa melihat apa yang telah ia persiapkan untuk hari esok. Muhasabah sangat membantu seseorang untuk bertakwa kepada Allah. Barangsiapa melakukan muhasabah, maka ia akan mengetahui ketaatan maupun kemaksiatan yang telah ia kerjakan.

Sehingga, apabila ia melakukan ketaatan, hendaklah diteruskan. Dan apabila melakukan kemaksiatan,maka ia wajib untuk berhenti dan meninggalkannya.
Muhasabah juga sangat membantu seseorang istiqomah di jalan Allah Ta’ala. sehingga para salaf
berkata, “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab oleh Allah ta’ala.”

Barangsiapa yang dihisab olehAllah ta’ala, sungguh ia akan mendapatkan siksa. Sebagaimana sabda Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam kepada ‘Aisyah rodhiyallahu ‘anha, “Barangsiapa yang dihisab oleh Allah, maka sesungguhnya Allah akan mengadzabnya”.
Oleh karena tiu, hendaklah kita selau mengoreksi diri. Apabila kita terjerumus ke dalam kesalahan.

Segeralah bertaubat kepada-Nya. Allah sangat senang menerima taubat hamba-Nya. Allah selalu membuka tangan-Nya di waktu malam untuk menerima taubat manusia yang telah berbuat kesalahan di waktu siang. Begitu pula Allah selalu membuka tangan-Nya di waktu siang untuk menerima taubat seseorang yang telah berbuat kesalahan di waktu malam.


Perkara penting kedua, yang Allah tunjukkan kepada kita, yaitu muroqobah.

Yakni sifat seseorang yang merasa selalu dilihat dan diawasi oleh Allah Ta’ala. sebagaimana firman Allah di akhir ayat…


Innallaha khabiirum bima ta’malun.

Tatkala seseorang merasa enggan berbuat taat, maka iapun sadar bahwa Allah melihatnya. Sehingga ia pun akan kembali untuk segera berbuat taat kepada Allah. tatkala seseorang berhasrat melakukan kemaksiatan, maka ia sadar bahwa Allah melihatnya. Sehingga ia pun akan berhenti dari keinginannya itu dan segera kembali kepada jalan-Nya.
Demikianlah, muroqobah merupakan hal penting yang sangat membantu seseorang untuk takwa kepada Allah Ta’ala. oleh karena itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berwasiat kepada Mu’adz bin jabal dengan sabdanya, “Bertakwalah kepada Allah dimana saja engkau berada…”

Marilah kita bertakwa kepada Allah setiap waktu dan di setiap tempat. Ketahuilah, bahwasannya Allah selalu mengawasi setiap gerakan kita. Barangsiapa telah memiliki sifat ini, sungguh sangat membantu dirinya dalam bertakwa kepada Allah Ta’ala. kita memohon kepada Allah Ta’ala, supaya menjadikan kita orang-orang yang bertakwa kepada-Nya saat di keramaian maupun tatkala sendiri. Wallahu a’lam.





No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...